Mengidentifikasi Jersey Sepak Bola Asli dan Palsu Buatan

Mengidentifikasi Jersey Sepak Bola Asli dan Palsu Buatan

November 26, 2018 4 By Tim Hansen

Tren fesyen jersey sepak bola sekarang ini terus membuncah dan merengkuh popularitasnya di banyak negara di dunia, termasuk Indonesia tentunya. Tidak sedikit yang mengenakan jersey sebuah tim sepak bola dan dipadupadankan dengan pakaian casual lain miliknya untuk beraktivitas sehari-hari.

Hanya saja, terkadang orang awam justru mengenakan jersey yang masuk kategori fake atau palsu karena pada waktu beli tidak mengetahui perbedaan antara jersey sepak bola orisinil, replika dan yang palsu.

Sebelum melangkah ke pokok bahasan, perlu diketahui bahwa replika bukan berarti palsu karena jersey sepak bola replika adalah asli buatan produsen yang telah menjadi rekanan dari tim sepak bola yang bersangkutan atau juga yang merilis jersey asli untuk dikenakan para pemain di lapangan. Hanya saja bedanya dengan jersey yang dikenakan pemain atau player cuts tersebut adalah jersey replika lebih condong mirip seperti kaos pada umumnya dan tidak disertai dengan teknologi garmen dalam pembuatannya.

Nah, beberapa penjelasan singkat di bawah ini dapat membantu untuk mengidentifikasi jersey sepakbola yang asli (player cuts atau replika) atau yang palsu berdasarkan dari brand pembuatnya.

  • Nike

Nike

Semua jersey asli buatan Nike selalu menggunakan tag berwarna emas pada bagian bawahnya, sedangkan yang palsu terkadang tidak ada sama sekali atau juga menggunakan warna yang berbeda. Selain itu, jersey sepak bola buatan Nike lebih ramping agar dapat memperlihatkan bentuk tubuh pemakainya sedangkan yang palsu terkesan seperti kaos biasa.

Perbedaan lainnya adalah terdapat pada venting system-nya. Pada produk Nike asli akan menggunakan venting system yang sangat presisi dengan ukuran yang berurutan dari besar ke kecil, sedangkan yang palsu rata-rata lubangnya memiliki ukuran yang sama.

  • Adidas

Adidas

Pada jesey-jersey sepak bola terbaru buatan Adidas, logo yang terdapat pada bagian dada menggunakan teknik heat seal atau pemanasan untuk melekatkannya, sedangkan yang palsu terkadang justru menggunakan bordir tebal. Alasan Adidas memakai cara tersebut agar logo akan tetap berukuran kecil ketika jerseynya dipakai oleh orang yang bertubuh besar.

Selain itu, perbedaan lainnya juga terdapat pada penggunaan material untuk 3 garis sebagai identitas Adidas. Pada produk yang asli, 3 garisnya menggunakan lembaran yang halus dan terkesan menempel pada jersey, sedangkan kebalikannya, produk yang palsu pita untuk 3 garisnya memiliki motif dan cenderung menggembung.

  • New Balance

New Balance

Semua produk jersey buatan New Balance menggunakan material yang mudah melar dan kembali ke bentuk semula ketika tidak digunakan, sedangkan jersey yang palsu terkesan seperti kaos biasa. Dalam pembuatan jersey player cuts ataupun yang replika, New Balance menggunakan NB Dry technology yang berfungsi untuk menyerap keringat dan tentu saja untuk jersey yang palsu tidak dilengkapi dengan teknologi tersebut.

  • Puma

Puma

Untuk membedakan jersey sepak bola buatan Puma yang asli dengan yang palsu cukup mudah, yaitu melalui kualitas dan material pembuatnya saja. Untuk jersey player cuts, menggunakan model yang ketat dan material yang dapat melar, sedangkan untuk yang replika lebih longgar, namun untuk yang versi KW, justru terkesan sangat biasa saja. Baik yang replika ataupun yang dipakai pemain, kesemuanya menggunakan teknologi garmen yang dinamakan powerCELL dan tentu saja untuk produk yang palsu tidak menggunakannya.

Mirip seperti Adidas, Puma juga menggunakan sistem heat seal untuk logonya dengan tujuan yang sama, sedangkan produk yang palsu rata-rata menggunakan logo bordir.